Speaker Advance Aktif Portable M180BT PRO Bluetooth Subwoofer BASS



Speaker merupakan sebuah perangkat keras atau hardware yang mengubah sinyal elektrik atau listrik menjadi frekuensi suara dengan jalan memberikan getaran pada komponennya yang berupa membran.

Speaker memiliki fungsi untuk mengubah gelombang elektrik atau listrik menjadi audio atau gelombang suara. Fungsi tersebut bisa berjalan normal selama komponen-komponen di dalamnya bekerja dengan baik dan sebagaimana mestinya.


Jenis-Jenis Speaker

1. Midrange
Jenis-jenis speaker yang pertama adalah midrange. Speaker midrange ini khusus dirancang untuk menghasilkan suara dari rentang frekuensi 500 Hz – 5.000 Hz. Jenis speaker satu ini mampu menciptakan suara yang terdengar lebih jelas dan terfokus. Ukurannya sekitar 4 hingga 6 inci saja. Speaker ini banyak digunakan untuk menghasilkan suara vokal.

Speaker midrange biasanya merupakan bagian dari speaker tipe 3 way. Namun, speaker midrange tidak bisa menghasilkan suara dengan nada tinggi. Kerja dari speaker jenis midrange hanya untuk menyempurnakan dari kedua jenis speaker yang lainnya dalam tipe 3 way.

Speaker ini berfungsi untuk menangkap suara dengan frekuensi tinggi yang tidak bisa ditangkap oleh tweeter dan midbass. Dengan menggunakan midrange, suara vokal yang dihasilkan lebih tebal dan jelas.

2. Woofer
Jenis-jenis speaker berikutnya adalah woofer yang juga disebut speaker bass yang merupakan istilah untuk pengeras suara yang dapat mereproduksi suara frekuensi rendah. Speaker woofer dapat menerima frekuensi antara 40 hingga 1.000 Hz ada juga yang 20 hingga 2,000 Hz. Woofer memiliki diameter yang lebih kecil, mulai dari 4 inch – 12 inch. Speaker jenis ini sering dijumpai di speaker aktif atau sound system ruangan.

Dengan beberapa sistem pengeras suara, jangkauan yang dicakup oleh woofer memanjang hingga 3000 Hz atau bahkan 5000 Hz. Speaker tersebut disebut ‘mid-woofer’ dan biasanya ditemukan di sistem home theatre.

3. Subwoofer
Speaker subwoofer merupakan jenis-jenis speaker dengen frekuensi suara antara 20 Hz – 200 Hz. Speaker ini merupakan jenis penghasil suara nada rendah. Ukuran subwoofer cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan jenis speaker lain.

Speaker ini berfungsi untuk mereproduksi dua atau tiga oktaf terendah dari pendengaran manusia yang dikenal sebagai bass atau sub-bass. Penggunaan subwoofer menambah kemampuan bass dari speaker utama.

Speaker subwoofer biasanya dipasang pada perangkat komputer atau sound system mobil. Subwoofer menggunakan perangkat individu pengeras suara yang biasa berukuran diameter 8 hinga 21 inci.

4. Full Range
Jenis-jenis speaker yang lainnya adalah full range. Speaker ini bekerja pada frekuensi yang sangat lebar, mulai dari 40 Hz – 2 kHz. Speaker full range mereproduksi sebanyak mungkin rentang frekuensi yang dapat didengar, dalam batasan yang ditentukan oleh kendala fisik dari desain tertentu. Speaker full range bahkan bisa mengeluarkan suara rendah dan tinggi sekaligus.

Jenis-jenis speaker ini dapat ditemukan dalam aplikasi mulai dari pengeras suara multimedia yang murah hingga sistem esoteris yang lebih mahal. Biasanya penggunaan jenis speaker ini diterapkan pada sound system luar ruangan agar bisa menghasilkan suara yang jelas dengan jarah jauh.

5. Tweeter
Tweeter merupakan jenis-jenis speaker terkecil yang juga dikenal sebagai speaker treble. Speaker ini dirancang untuk mereproduksi batas atas rentang frekuensi yang dapat didengar. Istilah 'tweeter' sendiri sebenarnya berasal dari kata 'tweet' yang mewakili suara nada tinggi yang dibuat oleh beberapa burung.

Speaker tweeter mampu menghasilkan frekuensi suaranya pada kisaran 3.500 Hz – 20 kHz. Diafragma tweeter modern terbuat dari sutera, film atau kain poliester, aluminium dan paduan khusus lainnya atau bahkan titanium.

Berbeda dengan speaker jenis subwoofer yang harus dipasangkan terlebih dulu pada box speaker khusus, tweeter bisa langsung dipasang.

mengapa alat ini kami beli? awalnya yaitu dikarenakan kaka saya ketika memainkan komputer selalu menggunakan earphone dan suatu ketika telinganya sakit karena terlalu banyak memakai earphone. makadari itu kami membeli speaker agar tetap bisa mendengarkan musik namun telingan tidak akan sakit.

dan mengapa membeli speaker tipe ini dikarenakan sudah memiliki banyak fungsi seperti: 

Spesifikasi :
Powerfull Energetic 100% Wooden Made & Super Woofer System
Black with Silver Finish Frame Color
Input impedance : 10K Ohm
R.M.S : 35W

* Slot MMC, USB / flashdisk / HP.
* Support bluetooth
* Bisa sambung DVD/CD/MP4/MP3/PC
* Bisa Radio

Frequency Response :
Satellite Unit : 150Hz-20KHz
Subwoffer : 20Hz- 150Hz
Speaker Unit :
Satellite : 2.75* / 4 Ohm
Subwoffer : 4* / 6 Ohm
Power input AC 220V - 50Hz

Unit Subwoofer : 16 x 24,1 x 17 cm ( P x L x T )
Ukuran Speaker : 9,5 x 8,8 x 13,3 ( P x L x T ) - ada 2 pcs
Ukuran Box/Dus : 30,5 x 22,2 x 30,4 cm ( P x L x T )

perawatan alat ini yaitu :

1. Rajin dibersihkan 

Langkah awal merawat speaker agar tidak rusak dan tahan lama adalah rutin membersihkannya secara berkala untuk menyingkirkan partikel debu dan kotoran yang menempel. Jika tidak dibersihkan, debu dan kotoran dapat membuat speaker mudah rusak serta menyumbat saringan suara di dalamnya.

2. Jauhi dari cair an 

Jauhi speaker dari cairan seperti air minum dan sebagainya. Sebab, tumpahan cairan apa pun pada speaker bisa mengakibatkan kerusakan sehingga speaker perlu diperbaiki. 

3. Jangan letakkan di tempat lembap 

Speaker tidak boleh diletakkan di tempat lembap karena dapat membuat speaker mudah rusak dan menurunkan kualitas suara yang dihasilkan.

4. Tata dan letakkan kabel speaker dengan rapi 

Agar speaker terawat dengan baik, kamu perlu menata dan meletakkan kabel yang terhubung pada speaker dengan rapi. Jika tidak ditata dengan rapi, dapat meningkatkan kemungkinan kabel speaker menjadi rusak. 

5. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung 

Apabila speaker terkena paparan sinar matahari secar langsung, dapat membuat kualitas suara speaker menjadi menurun dan membuat kualitas suara menurun. 

usia ekonomis alat ini yaitu 5-7 tahun tergantung pemakaian. lalu kapan alat ini harus diganti yaitu ketika spekaer ini sudah tidak mengeluarkan bunyi atau mengeluarkan bunyi namun sangat pelan. dan ketika tombol, lubang kabel dan kabel power sudah rusak. 

alat speker ini dibeli dengan cara patungan oleh ketiga abang saya. kami semua yang ada dirumah memakainya namun mempuyai jam-nya masing-masing. orang yang memperbaikinya ketika rusak adalah saya, namun ketika barang sudah sama sekali tidak bisa diperbaiki yaitu akan dibuang oleh abang saya dan akan dibeli kembali oleh kaka saya. 




Komentar